Cara Menghilangkan Malware

  • 4 min read
  • Oct 11, 2020

Malware adalah salah satu biang keladi dari sebagian besar permasalahan yang terjadi pada laptop. Umumnya, laptop akan mengalami beberapa error setelah terserang malware ini, salah satunya laptop bluescreen.

Sebenarnya, malware juga termasuk perangkat lunak atau program komputer. Sayangnya, aplikasi ini dibuat bukan untuk memudahkan pekerjaan manusia, melainkan untuk tujuan jahat seperti menghapus, menginfeksi, ataupun mencuri data laptop.

Cara-Menghilangkan-Malware

Jadi, jika Anda merasa kalau laptop Anda sudah terserang malware, maka Anda harus segera menghilangkannya agar tidak semakin menyerang sistem laptop. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan beberapa cara yang bisa digunakan, silahkan dipraktikkan.

Cara Menghapus Malware Laptop

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan malware:

Scan dengan Antivirus

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Anti-Virus

Keberadaan antivirus di zaman seperti saat ini rasanya memang sangat diperlukan. Pasalnya, perkembangan virus semakin hari juga semakin meningkat, semakin banyak juga orang yang dengan sengaja membuat virus berbahaya.

Dengan antivirus, maka kita bisa melakukan pengamanan terhadap laptop yang kita gunakan. Jikapun sudah terlanjur terkena virus, maka kita bisa melakukan scanning karena fitur tersebut adalah fitur utama pada antivirus.

Saat ini, tersedia banyak sekali antivirus yang bisa Anda gunakan, baik yang gratis maupun yang berbayar. Namun, jika Anda menginginkan hasil yang lebih optimal, maka silahkan gunakan antivirus yang berbayar.

Oh ya, Anda juga harus melakukan scanning dalam waktu berkala, misal dalam satu minggu sekali. Dengan ini, maka akan tahu di laptop yang Anda gunakan terdapat virus atau tidak, jika ada, maka Anda akan lebih cepat dalam menanganinya.

Gunakan Windows Defender

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Windows-Defender

Windows Defender adalah antivirus bawaan Windows. Aplikasi ini masih tergolong seperti antivirus pada umumnya, tapi memang sengaja saya pisah karena memang ada sedikit perbedaan.

Pada sistem operasi Windows, Anda akan mendapati sebuah antivirus bernama Windows Defender. Windows Defender memiliki fungsi utama untuk melakukan scan virus serta melakukan penghapusan terhadap malware.

Bagi pengguna Windows 8 dan 10, mungkin Anda akan langsung melihat aplikasi ini pada laptop Anda. Namun, bagi pengguna Windows 7, maka Anda harus melakukan mengaktifkannya secara manual.

Kelebihan dari Windows Defender adalah akan selalu mendapatkan update dari Microsoft. Jadi, Anda akan lebih tenang karena Anda akan sering mendapatkan pembaruan terkait proteksi pada malware.

Hapus Temporary Files

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Hapus-Temporary-File

Temporary file adalah sebuah file yang penggunaannya hanya sementara saja. File ini akan menjadi berlebihan ketika penggunaan program sudah selesai, karena file tersebut biasanya akan tetap ada di hardisk.

Biasanya, software yang menggunakan temporary file adalah software yang berhubungan dengan grafis, video, ataupun media editor perangkat lunak, jadi kita semua pasti tahu kalau temporary filenya memiliki ukuran yang cukup besar.

Selain memboroskan ruang penyimpanan hardisk, temporary file ternyata juga sering menjadi tempat malware. Jadi, lebih baik memang dibersihkan saja karena tidak terlalu penting juga untuk sistem Windows.

Untuk menghapus temporary file di Windows, silahkan masuk ke Run dengan menekan tombol Windows + R. Setelah Run terbuka, silahkan ketikkan %temp% lalu hapus semua file yang ada pada folder tersebut.

Selain itu, Anda juga boleh menghapus file sampah lainnya di Recycle Bin. Caranya cukup mudah, silahkan masuk ke halaman awal Windows Anda, setelah itu klik kanan pada icon Recycle Bin lalu klik Empty Recycle Bin dan tunggu penghapusan selesai.

Lakukan Restore System

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-System-Restore

Restore System merupakan sebuah tools bawaan Windows yang bisa digunakan untuk mengembalikan system Windows sebelum mengalami masalah, jadi cara ini bisa digunakan untuk menghilangkan malware.

Cara restore system Windows juga tidak terlalu sulit. Anda tidak membutuhkan aplikasi tambahan lainnya, cukup menggunakan tools yang sudah disediakan oleh Windows saja.

Berikut cara melakukan restore system Windows:

  1. Pertama, silahkan matikan laptop Anda lalu nyalakan kembali.
  2. Setelah layar laptop nyala, silahkan tekan tombol F8 terus-menerus sampai Anda masuk ke bagian Advanced Boot Options.
  3. Jika sudah, Anda akan melihat beberapa opsi yang bisa dipilih, silahkan pilih Safe Mode.
  4. Setelah itu, Anda akan masuk Windows dengan safe mode. Selanjutnya, silahkan masuk ke Control Panel lalu pilih System  & Security.
  5. Lalu, pilih Action Center > Recovery > dan klik Open System Restore.
  6. Setelah masuk ke halaman restore system Windows, Anda bisa memilih tanggal sebelum laptop Anda terkena malware. Namun, Anda tetap disarankan untuk memilih default saja dan biarkan Windows melakukan restore dengan sendirinya.
  7. Setelah itu, silahkan klik Next sampai Finish lalu klik Yes.
  8. Silahkan tunggu proses beberapa saat sampai restore system selesai.

Setelah itu, silahkan restart laptop Anda dan masuk ke Windows. Saat masuk ke Windows, Anda sudah booting dalam mode normal, sudah tidak dalam mode safe mode lagi. Jika proses restore system berhasil, maka malware di laptop Anda akan terhapus.

Scan Melalui Safe Mode

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Safe-Mode

Safe Mode adalah sebuah fitur bawaan Windows yang sering digunakan untuk melakukan berbagai macam perbaikan, dalam hal ini termasuk untuk menghilangkan malware juga.

Dengan safe mode, maka Anda akan menjalankan Windows dengan mode yang sangat terbatas. Anda hanya akan mendapati beberapa aplikasi bawaan beserta beberapa driver penting saja.

Bagi Anda yang belum bisa masuk ke safe mode, silahkan baca cara masuk safe mode Windows dengan mudah. Setelah berhasil masuk safe mode, maka Anda bisa melakukan scanning untuk menghapus malware.

Uninstall Aplikasi

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Uninstall-Aplikasi

Tak jarang, malware juga akan terlihat pada daftar aplikasi yang terinstall di laptop kita. Hal tersebut terjadi karena mungkin saja Anda menginstall aplikasi dari internet yang sudah disisipi malware, sehingga malware tersebut ikut terinstall di laptop.

Untungnya, Windows sudah memiliki fitur untuk menghapus atau uninstall aplikasi yang kita inginkan. Jadi, kita bisa menghapus aplikasi yang diduga sebagai malware yang membahayakan laptop.

Untuk menghapus aplikasi tersebut, silahkan masuk ke Control Panel lalu pilih Program and Features, setelah itu cari aplikasi yang mencurigakan > klik kanan > lalu pilih Uninstall, selanjutnya ikuti instruksi yang diberikan.

Install Ulang

Cara-Menghilangkan-Malware-dengan-Install-Ulang

Jika cara-cara sebelumnya tidak berhasil menghilangkan malware dari laptop Anda, maka cara terakhir yang bisa dilakukan adalah melakukan install ulang pada Windows, baik itu Windows 7, Windows 8, maupun Windows 10.

Jika malware di laptop Anda menyerang sistem Windows, maka sudah pasti cara ini bisa diatasi dengan melakukan install ulang. Sebab, semua data pada file sistem akan terhapus semua, termasuk dengan malware yang ada didalamnya.

Jadi, silahkan lakukan install ulang dengan sistem operasi yang Anda gunakan sebelumnya. Bagi Anda yang menggunakan Windows 7, silahkan baca cara install Windows 7 dengan flashdisk dan DVD lengkap.

Itulah beberapa cara menghilangkan malware di laptop. Cara-cara di atas belum tentu berhasil pada semua laptop karena jenis malwarenya mungkin berbeda. Tapi, saya yakin malware di laptop Anda akan hilang jika menggunakan cara terakhir yaitu install ulang.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Internet Positif

Mungkin cukup sekian artikel yang bisa saya sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam menghapus malware di laptop.

Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *