Apakah Bisa Menggunakan BPJS untuk Konsultasi Ke Psikolog?

  • 4 min read
  • Sep 20, 2022

Kesehatan mental merupakan satu hal yang penting untuk dijaga oleh semua orang dan kalangan umur. Tidak berbeda dengan kesehatan fisik. Karena kondisi psikologis mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Kondisi psikologis yang buruk dapat menurunkan kualitas hidup seseorang juga, bahkan berpengaruh juga kepada kesehatan fisik seseorang.

Mungkin, banyak yang bertanya-tanya tentang apakah ke psikolog bisa pakai BPJS? Karena, stigma masyarakat menganggap bahwa untuk mendapatkan penangan mental masih cukup mahal.

Jika Anda merasakan gejala-gejala kesehatan mental yang mengganggu keseharian Anda, Anda dapat melakukan cek dokter online untuk konsultasi lebih lanjut.

Cara Menggunakan Bpjs Ke Psikolog

Berikut informasi terkait cara menggunakan BPJS pada saat Anda melakukan konsultasi ke psikolog.

Tingkat Kesadaran Kesehatan Mental

Sebelum memutuskan untuk melakukan konsultasi ke psikolog, Anda perlu memahami dulu kapan sebaiknya bantuan profesional dibutuhkan. Pada dasarnya, tubuh memiliki alarm alami saat mengalami masalah psikologis. 

Salah satu gejala utamanya adalah pada saat Anda merasakan kecemasan. Apabila kecemasan ini sudah menyebabkan kesulitan berkonsentrasi sampai menghambat aktivitas sehari-hari, atau Anda menjadi mudah marah tanpa tahu penyebabnya, sebaiknya langsung mencari bantuan profesional agar dicari akar masalah tersebut.

Sayangnya, kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan tingkat kesadaran terhadap penyakit ini masih sangat kecil di Indonesia. Beberapa hal yang bisa menghambat orang-orang untuk melakukan konsultasi ke psikolog, diantaranya yaitu:

  • Minimnya penyebaran informasi dan pengetahuan dan akses untuk layanan kesehatan psikologis diduga menjadi penyebabnya;
  • Stigma negatif mengenai orang yang berobat ke psikolog/psikiater adalah orang gila membuat orang-orang menjadi segan untuk pergi mencari bantuan professional;
  • Biaya konsultasi dengan psikolog/psikiater yang terbilang lumayan tinggi menjadi penghambat bagi orang-orang dengan masalah kesehatan mental untuk berobat atau melakukan perawatan.
TRENDING:  Ketahui Manfaat Memiliki Asuransi Mobil Sebelum Membelinya

Beberapa hal di atas ini dapat menyebabkan orang-orang pun enggan dan menunda untuk bertemu psikolog dan psikiater. Apabila semakin lama ditangani, kondisi seseorangan dengan masalah kesehatan mental akan semakin memburuk.

Ke Psikolog Menggunakan Program JKN-KIS

Jika Anda tahu biaya berobat penyakit mental ternyata dapat diklaim menggunakan BPJS Kesehatan. Pemerintah melalui BPJS Kesehatan menjamin biaya pelayanan kesehatan bagi orang yang mengalami gangguan kesehatan mental. Perlindungan ini ada dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS. 

Seperti apa bentuk pelayanan kesehatan mental yang didapat pasien? Layanan faskes ini fokus terhadap proses rehabilitasi dan kuratif para penderita gangguan kesehatan mental. Salah satu aktivitasnya pasien dapatkan terapi medikasi dan konsultasi ke psikolog. Namun, pasien kesehatan mental yang dijamin wajib memiliki status kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif. 

Prosedur pelayanan kesehatannya pun bersifat berjenjang. Pasien dengan JKN-KIS bisa mendapatkan pengobatan sekaligus terapi gangguan kesehatan mental yang dialaminya. Selain itu, pelayanan kesehatan mental yang dijamin oleh Program JKN-KIS ini sudah dilaksanakan di seluruh Indonesia. Itu artinya, sudah cukup banyak masyarakat memanfaatkan perawatan psikologis tersebut, termasuk Anda.

Tanda-Tanda Anda Butuh Bantuan Psikolog

Jenis penyakit kesehatan mental pun banyak dan bermacam-macam, yang dibedakan berdasarkan penyebab dan gejala yang dirasa. Beberapa penyakit kesehatan mental yang umumnya terjadi, yaitu gangguan kecemasan, gangguan mood, skizofernia, gangguan makan, obsessive-compulsive disorder (OCD), gangguan kepribadian, psikosomatis, stress pasca trauma (PTSD), dan depresi.

Beberapa tanda jika Anda membutuhkan bantuan serius dengan melakukan konsultasi ke psikolog, yaitu:

  • Merasakan sulit untuk fokus;
  • Tidak bisa mengendalikan emosi;
  • Memiliki keinginan yang tinggi untuk menyakiti diri sendiri atau memikirkan kematian;
  • Melampiaskan kekesalan atau emosi dengan hal-hal negatif;
  • Baru saja mengalami hal yang traumatis; 
  • Sulit untuk tidur; dan
  • Gangguan nafsu makan, hingga Anda tidak makan sama sekali atau tidak nafsu makan.
TRENDING:  Penyebab Dempul Mobil Sering Retak dan Cara Memperbaikinya

Cara ke Psikolog Menggunakan BPJS

Lalu bagaimana agar dapat melakukan pengobatan masalah kesehatan mental ini menggunakan BPJS? Berikut tahapan dan cara-cara yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan klaim perawatan kesehatan mental menggunakan BPJS Kesehatan:

  1. Kunjungi faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama atau FKTP Anda terlebih dulu. Misalnya, puskesmas atau klinik tempat terdaftar nama Anda di wilayah Kecamatan;
  2. Siapkan berkas-berkas yang diperlukan seperti fotokopi kartu JNS-KIS/BPJS, fotokopi KTP, dan fotokopi kartu keluarga (KK);
  3. Sampaikan keluhan yang Anda alami dan rasakan di faskes pertama anda;
  4. Apabila di faskes pertama atau FKTP anda tidak terdapat poli jiwa dan/atau tidak dapat menangani keluhan anda, maka anda akan dirujuk ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit lain yang memiliki poli jiwa dan dapat menangani keluhan anda;
  5. Jika kondisi darurat dan sudah parah, Anda bisa langsung datangi rumah sakit. Namun, harus dalam standar kegawatdaruratan medis;
  6. Di poli jiwa, Anda akan ditanyakan sejumlah pertanyaan umum seperti apa yang dirasakan, dan kondisi psikis Anda saat ini oleh dokter atau psikolog yang memeriksa Anda;
  7. Setelah wawancara dengan perawat, Anda akan diarahkan untuk melakukan konseling dengan psikiater atau psikolog. Anda perlu menjawab dengan jujur agar psikolog/psikiater dapat membantu Anda dalam memberikan diagnosis penyakit yang akurat. Keluarkan semua keluh kesah dan perasaan Anda; 
  8. Apabila memerlukan obat-obatan untuk membantu proses penyembuhannya pun, obat-obatan tersebut ditanggung oleh BPJS sesuai dengan keluhan yang dialami oleh pasien. Namun, tidak semua pengobatan dapat diklaim oleh BPJS. Ada beberapa pengobatan yang perlu Anda bayar sendiri.

Faskes yang Menyediakan Poli Jiwa

Seperti yang sudah disebutkan, tidak semua fasilitas kesehatan (faskes) menyediakan layanan konseling untuk konsultasi kesehatan mental. Di daerah Jakarta sendiri, ada beberapa fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit yang menyediakan layanan ini, seperti berikut ini:

TRENDING:  Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan Online

Puskesmas

  • Puskesmas Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat;
  • Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat;
  • Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan;
  • Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan;
  • Puskesmas Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan;
  • Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur;
  • Puskesmas Kecamatan Matraman, Jakarta Timur;
  • Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

  • RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan;
  • RSCM, Jakarta Pusat;
  • RSUD Tarakan, Jakarta Pusat;
  • RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.

Itulah beberapa informasi terkait kesehatan mental, waktu yang tepat untuk melakukan konsultasi, cara ke psikolog menggunakan BPJS, serta beberapa faskes yang menyediakan jasa konseling yang dapat dibantu dengan BPJS yang dapat Anda gunakan untuk melakukan konsultasi ke psikolog.

Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published.